PERATURAN KHUSUS

PENGURUS KSU SEMPATA ARTHA

Nomor : 01/Persus/III/2018

Revisi dari PAD Akta Nomor 17 Tanggal 19 Desember 2017

Tentang

ANGGARAN RUMAH TANGGA

 KSU SEMPATA ARTHA BALIKPAPAN

 

BAB I

NAMA DAN TEMPAT KEDUDUKAN

Pasal 1

  1. Yang dimaksud dengan Koperasi pada Pasal 1 ayat (1) Anggaran Dasar adalah Koperasi bernama Koperasi Serba Usaha Sempata Artha Balikpapan  dengan nama singkatan KSU Sempata Artha;
  2. Yang dimaksud berkedudukan dalam Pasal 1 ayat (2) Anggaran Dasar adalah alamat tetap Kantor Pusat Jalan Soekarno Hatta Km 6,5 Perumahan Griya Prima Lestari Blok D-1 RT 49 Kelurahan Graha Indah Kecamatan Balikpapan Utara, Kota Balikpapan;
  3. Yang dimaksud dengan Cabang dan/atau Perwakilan pada Pasal 1 ayat (3) adalah Kantor Cabang dan/atau Perwakilan yang berkedudukan di dalam maupun di luar Kota Balikpapan;
  4. Kantor Cabang/ Perwakilan mengkordinir Unit Usaha dan/ atau Sub Unit Usaha di wilayah tertentu;
  5.  Kantor Unit unit Usaha dapat langsung melayani Anggota/ Non Anggota, apabila Sub Unit usaha belum terbentuk;
  • Sub Unit Usaha adalah sebagian terkecil yang melayani Anggota dan Non Anggota;
  • Struktur/ Bagan Organisasi KSU Sempata Artha sebagaimana terlampir pada Lampiran Anggaran Rumah Tangga ini.

BAB II

TUJUAN, BIDANG USAHA,  SASARAN DAN MANFAAT

Pasal 2

KSU Sempata Artha didirikan dengan tujuan :

  • Meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup anggota pada khususnya dan masyarakatpada umumnya;
  • Sebagai wadah pemberdayaan ekonomi anggota  KSU Sempata Artha pada khususnya dan pada umumnya;
  • Sebagai gerakan ekonomi rakyat serta ikut membangun tataran perekonomian nasional secara Gotong Royong;
  • Sebagai alternatif pilihan model pengelolaan usaha koperasi.

 

Pasal 3

 

Bidang usaha yang dilakukan oleh  KSU Sempata Artha  memakai sistem jasa dan bagi hasil. Adapun jenis usaha sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat (3) Anggaran Dasar terdiri dari:

  • Usaha Simpan Pinjam;
  • Pengadaan Unit Toko ;
  • Perkriditan Barang
  • Pelayanan Atk
  • Usaha Angkutan Sewa
  • Melakukan Usaha dalam Bidang Jasa Catering
  • Jasa lainnya. Sebagai Rekanan Pemerintah Dan Swasta.

 

Pasal 4

Dalam melaksanakan kegiatan pengembangan usaha,  KSU Sempata Artha menargetkan sasaran antara lain:

  • Usaha anggota KSU Sempata Artha dan UnitBinaan lainnya seperti Catering, Conveksi, Toko dan lainnya, jasa angkutan Sewa;
  • KSU Sempata Arthadan masyarakat di sekitar Balikpapan, Penajam Pasir Utara    dan sekitarnya khususnya Anggota Polri dan Masyarakat yang telah menjadi anggota Koperasi;
  • Membentuk Organisasi Unit Jasa Angkutan Sewa  sesuai Persus no 16 Tahun 2017
  • Dalam persus 15 tahun 2017, setiap unit mandiri maka Memisahkan Harta namun unit memberikan  Komitmen Fee atau aturan yang diatur, sehingga  Ksu  Sempata Artha tidak  terikat Harta apalagi tenrtang kerugian Ksu Tidak Menanggung Unit mandiri.
  • Membuka kantor perwakilan di seluruh wilayah Republik Indonesia, namun sampai saat ini hanya untuk Balikpapan

Pasal 5

Manfaat serta keuntungan bagi anggota antara lain :

  • Mendapatkan manfaat keuntungan material dari Sisa Hasil Usaha;
  • Pengembangan usaha bagi yang sudah memiliki usaha; dengan ber pedoman dengan Persus No 15 tahun 2017
  • Mendapat peluang modal dan Pendampingan, namun dengan jaminan berupa Anggunan untuk peminjamannya
  • Mendapat bimbingan dan fasilitas kerjasama pemasaran produk.

 

BAB III

PENGHIMPUNAN  DAN PENYALURAN DANA

Pasal 6

  1. Penghimpunan Dana
    1. Simpanan Pokok
    2. Simpanan Wajib
    3. Simpanan Sukarela
    4. Simpanan Khusus
    5. Simpanan Hari Raya (Idul Fitri , Natal, Nyepi, dll)
  2. Saham Anggota

 

 BAB IV

TABUNGAN KSU SEMPATA ARTHA

Pasal 7

Tabungan

  1. Dana ini dapat digunakan / dikelola oleh koperasi untuk usaha;
  2. Penitip modal dapat menerima bagi hasil / keuntungan berupa Shu;
  3. Untuk Simpanan Pokok sebesar Rp 500,000,- dan Simpanan Wajib sebesar Rp 10.000 atau Rp. 120,000,- per tahun  hanya dapat diambil bila anggota keluar setelah dikurangi hutang dan biaya Admin.
  4. Dapat diambil setelah minimal 6 bulan atau 1 Tahun untuk Simpanan Khusus sesuai jangka waktu yang disepakati;
  5. Bentuknya tabungan biasa (sukarela).

 

BAB V

PRINSIP

Pasal 8

Kesukarelaan , Gotong Royong, Pembagian SHU, Kemandirian, Pendidikan Koperasi dan Kerjasama antar Koperasi

  1. simpanan pokok dan wajib dan simpanan Suka Rela mendapatkan 40 % dari SHU dan 60 % untuk Koperasi dan penggunannya mendukung Operasional yang dibagi sesuai aturan;Sifat kesukarelaan dan keanggotaan KSU Sempata Artha mengandung makna bahwa menjadi anggota KSU Sempata Artha tidak boleh di paksa oleh siapapun juga. Sifat kesukarelaan juga mengandung makna bahwa anggota dapat mengundurkan diri dari keanggotaan KSU Sempata Arthaatas permintaannya sendiri sesuai dengan syarat yang telah ditentukan dalam Anggaran Dasar, sedangkan sifat terbuka memiliki arti bahwa keanggotaan tidak dilakukan pembatasan atau diskriminasi bentuk apapun;
  2. Gotong Royong sikap dan perilaku : musyawarah, saling percaya, disiplin, terbuka satu dengan lainnya dan kebersamaan serta tanggung jawab sehingga mengendalikan risiko usaha, khususnya dalam kegiatan simpan pinjam, yang timbul dari sikap dan perilaku anggota yang tidak memenuhi persyaratan untuk melakukan kewajiban dan tugasnya;
  3. Pembagian SHU kepada anggota tidak semata-mata berdasarkan modal yang dimiliki anggota pada KSU Sempata Artha, tetapi telah disusun dan dihitung sesuai kesepekatan yang berlaku:
  4. simpanan khusus dengan:
    1. 6 bulan jasa 9,5% pertahun kotor dan dikurangi pajak
    2. 12 bulan jasa 10% pertahun kotor dan dikurangi pajak
  5. Kemandirian mengandung pengertian dapat berdiri sendiri, tanpa bergantung kepada pihak lain yang dilandasi kepercayaan kepada pertimbangan keputusan, kemampuan dan usaha sendiri. Dalam kemandirian juga terkandung pengertian kebebasan, bertanggung jawab, otonomi, swadaya, berani mempertanggung jawabkan perbuatan sendiri dan kehendak untuk mengelola sendiri (persus 15 dan 16 );
  6. Pendidikan Perkoperasian dan kerjasama antar Koperasi, adalah prinsip yang penting untuk menambah dan memperluas wawasan anggota, meningkatkan kemampuan serta memperkuat solidaritas dalam mewujudkan tujuan KSU Sempata Arthadan kerjasama antar koperasi di tingkat lokal, regional, nasional.

 

Pasal 9

Tata Nilai Dasar

  • Kebersamaan
  • Keterbukaan
  • Saling percaya
  • Musyawarah
  • Disiplin
  • Tanggung jawab
  • Jujur

 

BAB VI

PERAN DAN USAHA

Pasal 10

KSU Sempata Artha  merupakan bagian dari Dewan Koperasi Indonesia (DEKOPIN) yang berfungsi sebagai wadah untuk memperjuangkan kepentingan dan bertindak sebagai pembawa aspirasi koperasi dengan melakukan kegiatan:

  1. Memperjuangkan dan menyalurkan aspirasi Koperasi;
  2. Meningkatkan kesadaran manfaat berkoperasi di kalangan anggota KSU Sempata Artha dan masyarakat;
  3. Melakukan pendidikan koperasi di kalangan anggota KSU Sempata Artha dan masyarakat;
  4. Mengembangkan kerjasama antar koperasi dan antar koperasi dengan badan usaha lainnya, baik tingkat lokal, regional;
  5. Terhadap anggota dan masyarakat KSU Sempata Artha berperan sebagai badan yang mempersatukan, menggerakan, membina, dan mengembangkan potensi;
  6. KSU Sempata Artha merupakan bagian dari Kamar dagang dan Industri (KADIN) Indonesia berperan secara aktif dalam melaksanakan kegiatan koperasi;
  7. KSU Sempata Artha Berusaha dibidang jasa dan pengurusan ekspedisi angkutan meliputi angkutan darat, air dan udara dalam rangka memenuhi kebutuhan anggota;
  8.  Dan Indutri lainnya yang dibutuhkan anggota dan masyarakat pada umumnya;
  9. Untuk mendukung pelaksanaan ayat (7) sampai dengan (8) diatas, pengurus melalui Rapat Koordinasi diberikan wewenang untuk membentuk lembaga usaha yang berbadan hukum seperti : Perseroan Terbatas (PT), Perusahaan Komoditer (CV) dan lain-lain.

 

BAB VII

KEANGGOTAAN

Pasal 11

Syarat-syarat menjadi Anggota  KSU Sempata Artha dapat membaca informasi lengkap dalam website KSU Sempata Artha :  

  • Mendaftarkan diri untuk menjadi anggota;
  • Berkelakuan baik, jujur dan amanah;
  • Mengisi Pormulir pendaftaran;
  • Menyerahkan foto kopi KTP, KK dan pas poto ukuran 3×4 (2 lembar);
  • Bersedia berkorban dan bekerja sama  antar sesama anggotaKSU Sempata Artha.
  • Serta Menyetujui Aturan yang berlaku.

 

 

Pasal 12

Hak Anggota

Memperoleh pelayanan dari KSU Sempata Artha :

  • Menghadiri dan berbicara dalam Rapat Anggota;
  • Memiliki hak suara yang sama;
  • Memilih dan dipilih menjadi pengurus;
  • Mengajukan pendapat dan saran  untuk kebaikan dan kemajuan KSU Sempata Artha;
  • Memperoleh bagi hasil Sisa Hasil Usaha.

 

Pasal 13

Kewajiban Anggota KSU Sempata Artha

  • Mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dan Keputusan Bersama;
  • Membayar Simpanan Pokok sebesar Rp 500.000,- dan Simpanan Wajib sebesar Rp 10.000,00/bulan yang dibayar langsung selama setahun sekali Rp 120.000,- serta simpanan suka rela dengan kelipatan Rp 000,- paling sedikit 10 lembar atau 1 Lot;
  • Ikut serta  secara aktif mengikuti kegiatan berupa pertemuan setiap pekan / bulan tergantung kesepakatan Anggota yang telah ditentukan oleh pengurus;
  • Memelihara kebersaman dan menjaga nama baik KSU Sempata Artha.

 

Pasal 14

Syarat Pengambilan Simpanan Sukarela

  • Anggota tersebut tidak mempunyai tunggakan baik hutang dagang maupun pinjaman saat mengajukan pengambilan simpanan sukarela;
  • Saldo minimal  Rp 5000,-

 

 

Pasal 15

Syarat Anggota yang akan Mengundurkan Diri

  • Mengisi Formulir pengunduran diri;
  • Menyelesaikan semua admistrasi termasuk tunggakan / pinjaman.

 

 

Pasal 16

Pembagian Sisa Hasil Usaha

  • Sisa Hasil Usaha dihitung berdasarkan simpanan pokok, simpanan wajib dan simpanan sukarela setelah dikurangi Biaya dan Pajak Penghasilan;
  • Pembagian Sisa Hasil Usahadibagikan berdasarkan AD/ART yang sudah ditetapkan Dalam Persus 03 Tahun 2016 tentang Pola Kebijaksanaan dan

 

Pasal 17

  • Keanggotaan tidak dapat dipindah-tangankan kepada siapapun;
  • Anggota yang sudah diberhentikan dari keanggotaan tidak dapat lagi diterima menjadi anggota untuk kedua kalinya kecuali ada keputusan Rapat Pengurus;
  • Anggota yang sudah mengundurkan diri dari keanggotaan dapat diterima kembali berdasarkan Surat Keputusan Ketua Pengurus, dengan batasan tidak lebih dari tiga kali keanggotaan.

Pasal 18

Keanggotaan berakhir, bilamana anggota:

  • Meninggal dunia;
  • Berhenti atas kehendak sendiri;
  • Diberhentikan oleh pengurus atau pengelola, sesuai dengan ketentuan yang diatur AD/ ART KSU Sempata Artha.

 

 

BAB  VIII

RAPAT ANGGOTA

Pasal  19

  • Pengurus KSU Sempata Artha wajib mengadakan rapat anggota sebagaimana yang tercantum di Bab V AD KSU Sempata Artha;
  • Undangan rapat disampaikan selambat-lambatnya tiga hari sebelum rapat dimulai.

 

Pasal  20

Dalam Rapat Anggota Tahunan, wajib melaksanakan agenda rapat sebagai berikut:

  • Rapat anggota sekaligus membahas:
  1. Laporan pertanggung jawaban pengurus;
  2. Pemilihan pengurus dan pengawas bila diperlukan;Rencana kerja tahun berikutnya;
  1. Laporan pembagian sisa hasil usaha buat anggota penuh;
  2. Usulan-usulan lain.
  • Rapat anggota juga mempunyai wewenang untuk:
  1. Mensahkan atau menolak laporan pertanggung jawaban pengurus
  2. Mensahkan atau menolak rencana kerja tahun berikutnya
  3. Memberhentikan atau mengganti pengurus dan pengawas
  4. Setiap keputusan yang diambil dalam rapat anggota harus dituangkan dalam bentuk surat keputusan yang ditanda tangani oleh ketua dan sekretaris.

 

BAB  IX

PENGURUS

Pasal 21

  • Pengurus dipilih dari dan oleh anggota dalam rapat anggota;
  • Pengurus merupakan pemegang kuasa rapat anggota;
  • Yang dapat dipilih menjadi pengurus adalah:
  1. Sudah terdaftar sebagai anggota penuh.
  2. Mempunyai hak memilih dan dipilih.
  3. Jujur, loyal, dan memegang amanah.
  4. Mempunyai pengetahuan yang cukup tentang perkoperasian.
  5. Mempunyai tanggung jawab, dan semangat yang tinggi untuk memajukan KSU Sempata Artha.
  6. Mempunyai pengetahuan tentang kewirausahaan, dan keuangan.
  7. Mampu berkomunikasi dengan baik.
  • Pengurus yang sudah terpilih segera melaksanakan serah terima tugas dan tanggung jawab dengan pengurus lama selambat-lambatnya 15 hari setelah terpilih.

 

Pasal  22

Pengurus membentuk panitia pencalonan sekurang-kurangnya 30 hari sebelum rapat anggota   diadakan;Jika permintaan pergantian pengurus terjadi maka :

  • Panitia pencalonan terdiri dari 3 orang yang salah satunya anggota pengurus;
  • Tugas panitia pencalonan adalah mengajukan calon-calon untuk setiap lowongan pengurus, yang perlu diisi dengan jalan pemilihan dalam rapat anggota;
  • Sesudah nama-nama calon diumumkan oleh panitia pencalonan,pimpinan rapat anggota meminta tambahan calon dari anggota yang hadir dan mempunyai hak suara, kemudian pimpinan rapat mensyahkan calon;
  • Rapat anggota melakukan pemilihan pengurus dari calon-calon yang telah disahkan tanpa menentukan jabatan masing-masing calon;
  • Pemilihan dilakukan dengan pemungutan suara yang menggunakan surat suara, hanya anggota yang mempunyai hak suara yang dapat memilih secara bebas dan rahasia;
  • Pencalonan terdiri dari jumlah ganjil 3-15 orang.

 

BAB  X

JABATAN DAN TUGAS/TANGGUNG JAWAB KEPENGURUSAN

Pasal 23

Jabatan para anggota Pengurus adalah sebagai berikut :

  • KETUA/ MANAGER :
  1. Menjalankan tugas-tugas memimpin rapat anggota  dan rapat pengurus;
  2. Ikut menanda tangani surat-surat berharga serta surat-surat lain yang bertalian dengan  penyelenggaraan keuangan KSU Sempata Artha;
  3. Memimpin dan mengkoordinasikan kegiatan KSU Sempata Artha;
  4. Memberikan laporan berkala (tahunan) pada rapat anggota;
  5. Mengangkat dan memberhentikan pengelola;
  6. Mewakili KSU Sempata Artha terhadap pihak ketiga;
  7. Mendelegasikan hak pengelolaan keuangan;
  8. Dan / atau tugas-tugas lain menurut AD / ART KSU Sempata Artha.

 

  • SEKRETARIS I :
  1. Membuat serta memelihara berita acara   yang   asli  dan lengkap dari rapat-rapat anggota dan pengurus;
  2. Bertanggung jawab atas pemberitahuan kepada anggota sebelum rapat diadakan sesuai dengan ketentuan AD / ART;
  3. Menjalankan tugas-tugas yang sesuai dengan AD / ART;
  4. Menyusun system manajemen kerja, serta mengkoordinasi dan mengontrol pelaksanaan siklus manajemen kerja;
  5. Mengatur surat menyurat yang ada di shu yang Ditentukan RAT untuk tahun 2016;
  6. Mengasirpkan dokumen-dokumen penting KSU Sempata;
  7. Memonitor kebutuhan rumah tangga dan ATK KSU Sempata Artha;
  8. Mempersiapkan rapat-rapar di KSU Sempata Artha;
  9. Menjadwalkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di KSU Sempata Artha;
  10. Menyusun strategi dan kebijakan pengelolaan SDM dan Koperasi;
  11. Mengkoordinasi dan mengontrol pelaksanaan fungsi SDM diseluruh koperasi untuk memastikan semuanya sesuai dengan strategi kebijakan system dan rencana kerja yang telah disusun;
  12. Mengkoordinasi dan mengontrol pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan untuk memastikan tercapaianya target tingkat kemampuan dan kopetensi setiap karyawan;
  13. Sebagai Marketing Koperasi;
  14. Sebagai penyampai urusan surat menyurat dan dokumentasi publik.

 

  • SEKRETARIS II :
  1. Membuat serta memelihara berita acara   yang   asli  dan lengkap dari rapat-rapat anggota dan pengurus;
  2. Bertanggungjawab atas pemberitahuan kepada anggota sebelum rapat diadakan sesuai dengan ketentuan AD / ART;
  3. Menjalankan tugas-tugas yang sesuai dengan AD / ART;
  4. Menyusun system manajemen kerja, serta mengkoordinasi dan mengontrol pelaksanaan siklus manajemen kerja;
  5. Mengarsipkan dokumen-dokumen penting KSU Sempata Artha;Mengatur surat menyurat yang ada di KSU Sempata Artha;
  6. Memonitor kebutuhan rumah tangga dan ATK KSU Sempata Artha;
  7. Mempersiapkan rapat-rapat di KSU Sempata Artha;
  8. Menjadwalkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di KSU Sempata Artha;
  9. Menyusun strategi dan kebijakan pengelolaan SDM dan Koperasi;
  10. Mengkoordinasi dan mengontrol pelaksanaan fungsi SDM diseluruh koperasi untuk memastikan semuanya sesuai dengan strategi kebijakan sistem dan rencana kerja yang telah disusun;
  11. Mengkoordinasi dan mengontrol pelaksanaan program pelatihan dan pengembangan untuk memastikan tercapaianya target tingkat kemampuan dan kopetensi setiap karyawan;
  12. Sebagai Marketing Koperasi;
  13. Sebagai penyampai Urusan surat menyurat dan dokumentasi publik.

 

  • BENDAHARA I :
  1. Merencanakan anggaran belanja dan pendapatan koperasi;
  2. Memelihara semua harta kekayaan koperasi;
  3. Membukukan transaksi;
  4. Pengisian saldo;
  5. Membuat laporan keuangan tahunan;
  6. Bertanggung jawab dalam pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas;
  7. Bertanggung jawab atas pembuatan laporan keuangan, neraca, laporan rugi laba, arus kas, dan lain-lain;
  8. Bertanggung jawab atas Rekonsiliasi Bank;
  9. Membuat bukti keluar masuknya uang yang ada di koperasi;
  10. Bertanggung jawab atas dana kas kecil;
  11. Bertanggung jawab atas keluar masuknya uang;
  12. Bertanggung jawab membuat laporan mingguan dan bulanan.

 

  • BENDAHARA II:
  1. Merencanakan anggaran belanja dan pendapatan koperasi;
  2. Memelihara semua harta kekayaan koperasi;
  3. Pengisian saldo;Membukukan transaksi;
  4. Membuat laporan keuangan tahunan;
  5. Bertanggung jawab dalam pencatatan penerimaan dan pengeluaran kas;
  6. Bertanggung jawab atas pembuatan laporan keuangan, neraca, laporan rugi laba, arus kas, dan lain-lain;
  7. Bertanggung jawab atas Rekonsiliasi Bank;
  8. Membuat bukti keluar masuknya uang yang ada di koperasi;
  9. Bertanggung jawab atas dana kas kecil;
  10. Bertanggung jawab atas keluar masuknya uang;
  11. Bertanggung jawab membuat laporan mingguan dan bulanan.

 

  • SEKSI-SEKSI:           

Menjalankan tugas-tugas sesuai dengan AD / ART. Membantu Ketua, Sekretaris dan Bendahara dalam menjalankan program kerja sesuai dengan seksi bidang, fungsi, tugas dan wewenang yang diberikan :

  1. Kabag Dana
    1. Merancang Tabungan/ Simpanan
    2. Mengusulkan Justifikasi
    3. Mensosialisasikan
    4. Mengelola Tabungan/ Simpanan
  2. Kabag Akuntansi
    1. Menerima
    2. Mencatat
    3. Membukukan
    4. Menyusun Laporan
    5. Memverifikasi
    6. Mengendalikan
  3. Kabag Pinjaman/Pembiyaan
    1. Survey
    2. Analisa
    3. Memutuskan
    4. Pengikatan Kontrak Pinjaman
    5. Supervisi
    6. Pembinaan usaha anggota

BAB XI

                                   HAK DAN KEWAJIBAN PENGURUS                                  

Pasal  24

Pengurus juga berhak dan kewajiban untuk:

  • Mengawasi akuntansi, inventarisasi, dan administrasi organisasi meliputi tetapi tidak  terbatas pada hal-hal sebagai berikut:
  1. Buku daftar simpanan anggota
  2. Data pengurus, pengawas, pengelola
  3. Pembukuan dan administrasi lainnya
  4. Neraca keuangan, laba-rugi, pembiayaan
  • Membuat pedoman pelaksanaan administrasi, akuntansi, peraturan, ketentuan pelaksanaan lainnya;
  • Menyelesaikan perselisihan yang timbul diantara anggota yang berhubungan dengan kegiatan KSU Sempata Artha;
  • Melakukan kerjasama dengan pihak lain, baik di lingkungan KSU Sempata Artha, koperasi, atau pihak ketiga lainnya atas dasar saling menguntungkan;
  • Mengesahkan laporan keuangan KSU Sempata Artha dan selalu mendapatkan tembusan laporan keuangan KSU Sempata Artha yang terakhir dari Pengelola;
  • Memberikan penjelasan kepada anggota supaya mengetahui tentang ketentuan dalam AD dan ART, keputusan rapat anggota, serta peraturan lainnya;
  • Pengurus berhak dan berkewajiban menyusun dan menggariskan pola kebijakan umum, KSU Sempata Artha bertindak atas nama KSU Sempata Artha dan bertanggung jawab kepada Rapat Anggota KSU Sempata Artha atas  pelaksanaan kebijakan yang telah digariskan, meliputi:
  1. Kebijakan mengenai penerimaan dan pemberhentian anggota;
  2. Kebijakan mengenai penerimaan karyawan (Pengelola) dan berhak memberhentikan jika dianggap perlu;
  3. Kebijakan mengenai pembagian SHU dan saran-saran yang mendasar terhadap perubahan AD / ART kepada rapat anggota tahunan/ khusus;
  4. Kebijakan mengenai prosedur dan pembiayaan;
  5. Kebijakan mengenai anggaran belanja  KSU Sempata Artha termasuk didalamnya honor/ gaji yang akan diberikan kepada para pengelola;
  6. Kebijakan tentang program usaha, pendidikan dan hubungan masyarakat KSU Sempata Artha;
  7. Kebijakan-kebijakan lain yang sewaktu-waktu dikuasakan oleh rapat anggota.

 

BAB  XII

PENGAWAS

Pasal 25

  • Pemilihan pengawas KSU Sempata Artha dilaksanakan dalam rapat Pengurus;
  • Yang dapat dipilih menjadi pengawas  adalah:
  1. Mempunyai hak memilih dan dipilih;
  2. Jujur dan dapat dipercaya;
  3. Dalam melakukan tugasnya, pengawas berwenang untuk:
  • Mengoreksi kebijakan yang dibuat oleh pengurus;
  • Mendapat keterangan dari pengelola tentang operasi sehari-hari;
  • Mengoreksi dan mendapat laporan tentang program, usaha dan pembukuan KSU Sempata Artha secara berkala atau paling lambat setiap 4 bulan sekali;
  • Menegur/meluruskan pengelola dalam pelaksanaan operasi sehari-hari bila pelaksanaan itu dianggap telah melanggar ketentuan pelaksanaan tugas;
  • Ikut serta dalam rapat antara pengurus dengan pengelola.

BAB  XIII

PENGELOLA

Pasal  26

  • Pengangkatan pengelola dapat dilakukan dengan melalui seleksi kualifikasi dan kompetensi serta berahlak baik, jujur, dan amanah;
  • Pengelola usaha adalah pelaksana harian KSU Sempata Artha yang ditunjuk oleh Pengurus untuk mengelola dan mengembangkan aset-aset KSU Sempata Artha pada kegiatan usaha yang didirikan oleh koperasi;
  • Pengelola terdiri dari :  Direktur, Manager-manager, Bagian Keuangan, Bagian Administrasi merangkap Teller dan Bagian Pembiayaan;
  • Penunjukan untuk penambahan bagian dan personil disesuaikan dengan kebutuhan;
  • Pengelola melaksanakan semua kebijakan Pengurus dan bertanggung jawab kepada Pengurus;
  • Pengelola melaksanakan dan mengembangkan usaha KSU Sempata Artha;
  • Pengelola mendapat imbalan jasa dalam bentuk gaji dan bonus yang ditentukan oleh Pengurus;
  • Pengelola berkewajiban membuat laporan perbulan dan tahunan tentang  neraca keuangan,  neraca laba-rugi, perkembangan pembiayaan, kegiatan usaha;
  • Pengelola berkewajiban membuat dan menyimpan arsip KSU Sempata Artha tentang semua surat menyurat, keputusan rapat, keputusan pengelola, simpanan, pembiayaan, dan lainnya yang dianggap perlu;
  • Pengelola mempunyai wewenang keuangan dan kebijakan lainnya yang ditentukan dan ditetapkan oleh Pengurus dalam Surat Peraturan Pengurus.

 

BAB XIV

SUMBER DANA DAN PEMBIAYAAN

Pasal 27

Sebagai penjelasan dari BAB XI tantang MODAL USAHA Anggaran Dasar KSU Sempata Artha:

  • Dana  Sendiri :
    • Simpanan pokok khusus atau saham minimal Rp 1000,- atau kebulatannya dengan jumlah maksimal Rp 100.000.000 peranggota. Simpanan pokok khusus ini adalah untuk mendapatkan jasa simpanaan dari Simpanan hari raya Simpanan Wajib sebesar Rp 120.000 Setahun yang dibayar satu kali dalam satu tahun atau Rp 10. 000,- Perbulan
    • Simpanan Pokok sebesar Rp 500.000 yang dibayar Sekali
    • Hibah adalah pemberian seseorang atau lembaga pada KSU Sempata Artha tanpa ikatan yang besarnya tidak terbatas. Hibah bisa dipergunakan sebagai modal.
  • Pinjaman Jangka Pendek kurang satu tahun di potong gaji Melalui Putor; Sisa hasil usaha yang dicadangkan adalah sisa hasil usaha yang tidak dibagikan kepada anggota dan selanjutnya masuk sebagai modal KSU Sempata Artha;
  • Dana pinjaman terdiri dari:
    • Pinjaman Jangka menengah/ Panjang lebih Satu tahun.

 

Pasal 28

  • Pembiayaan dapat dilakukan oleh koperasi melalui unit usaha tersendiri;
  • Pembiayaan perjanjian usaha antara KSU Sempata Arthadengan anggota dimana seluruh dana berasal dari KSU Sempata Artha sedangkan anggota melakukan pengelolaan atas usaha;
  • Pembiayaan dimaksudkan perjanjian usaha antara KSU Sempata Arthadengan anggota yang unit usaha, peraturan, syarat ketentuannya akan diatur kemudian dalam Surat Keputusan Ketua Koperasi.

 

BAB XV

JANGKA WAKTU

Pasal  29

 

KSU Sempata Artha  didirikan untuk jangka waktu tidak terbatas dan hanya dapat dibubarkan oleh rapat anggota atau keputusan Pengadilan/Pemerintah.

BAB  XVI

KEUNTUNGAN DAN SISA HASIL USAHA

Pasal 30

  1. Besarnya persentase pembagian keuntungan untuk  bonus, Honor, jasa atau bagi hasil, sisa hasil usaha ditetapkan oleh rapat anggota melalui pengurus dengan tetap mempertimbangkan kepentingan anggota dan kelangsungan hidup KSU Sempata Artha Serta ditetapkan dalam Persus Pola Kebijakan yang ada;
  2. Sisa Hasil Usaha sebagaimana diatur dalam BAB XII Pasal 41 Anggaran Dasar KSU Sempata Artha adalah sebagai berikut:

Sisa Hasil Usaha diperoleh dari pendapatan hasil usaha sampai dengan akhir masa tahun buku, dikurangi dengan biaya-biaya operasional. Pembagian keuntungan dari Sisa Hasil Usaha adalah:

SHU ditentukan dalam Persus SHU dengan perincian SHU dengan jasa 22% dibagi 60% Koperasi dan 40& untuk Anggota. Untuk uraian 60% terdiri dari:

Cadangan 30%
Bagian SHU anggota 40%
Dana pengurus/pengawas 10%
Dana Karyawan 5%
Dana Pendidikan 5%
Dana PDK/CSR 5%
Dana Sosial 5%
  • Persentase pembagian sisa hasil usaha, jasa dan bagi hasil ditetapkan setiap tahun oleh Rapat Anggota dan Disahkan dalam Peraturan Khusus Pola Kebijakan.

 

 

Pasal   31

  • Pembagian sisa hasil usaha  (SHU) kepada para anggota disebut deviden;
  • SHU adalah keuntungan bersih yang diperoleh KSU Sempata Arthasetiap tahunnya;
  • SHU diberikan pada setiap anggota yang membayar simpanan pokok, simpanan wajib secara proporsional, bonus pengelola dan pengurus;
  • Dalam waktu satu bulan setelah pembagian SHU diumumkan pengelola akan menambah perkiraan simpanan masing-masing anggota sesuai dengan jumlah SHU yang diperolehnya;
  • KSU Sempata Arthadapat menyisihkan sebagian dari dana pengembangan usaha untuk biaya pendidikan pengelola;
  • SHU akan diberikan setiap tahun anggaran.

 

BAB  XVII

TANGGUNGAN ANGGOTA

Pasal  32

  • Dalam hal pembubaran KSU Sempata Artha, ternyata kekayaannya tidak mencukupi untuk membayar hutangnya maka anggota KSU Sempata Artha yang masih aktif pada waktu pembubaran menanggung beban KSU Sempata Artha sebatas simpanan pokok, simpanan wajib, dan simpanan sukarela yang dimiliki secara proporsional;
  • Inventaris yang dimiliki KSU Sempata Artha bisa dipakai untuk menutupi kerugian anggota sesuai dengan proporsi simpanannya;
  • Anggota menanggung segala kerugian KSU Sempata Arthayang disebabkan oleh sikap, tindakan, atau tingkah laku anggota sesuai dengan hukum dan peraturan KSU Sempata Artha.

 

BAB  XVIII

Dana Cadangan Resiko serta Simpanan

Pasal 33

 

Dana cadangan adalah sejumlah uang yang diperoleh dari penyisisihan sisa hasil usaha, yang dimaksudkan untuk memupuk modal sendiri dan untuk menutup kerugian koperasi dan  pengembangan di KSU Sempata Arta Balikpapan  mengenal Dana cadangan SBB :

 

  1. Dana cadangan Resiko adalah Suatu pendapatan penyisihan SHU  KSU Sempata artha setiap tahun  yang dipergunakan meningkatkan modal usaha dan dalam keadaan tertentu dapat untuk menanggung tingkat kerugian  atas usaha yg dikarenakan  kerugian bukan disengaja pengurus (Four Major) dan 50 % harus dalam bentuk Tabungan Deposito.
  1. Dana cadangan Resiko sebesar 40 % dari pendapatan  SHU adalah modal milik koperasi dan tidak dapat diperjual belikan atau hanya untuk cadangan sebagai back up jika terjadi kerugian namun bukan karena pengurus.
  2. Penggunaan dana cadangan Resiko harus seizin pengawas dan atau Pembina Koperasi Koperasi.untuk Cadangan sebagai Back up jika terjadi Kerugian namun bukan karena pengurus.

 

 

Pasal 34

 Dana cadangan Umum

  

  1. Dana cadangan Umum adalah Cadangan umum dapat dipergunakan untuk memperbesar usaha koperasi berupa asset dll jika dibutuhkan dan belum terprogram dalam hal penggunaanya harus seizin pengawas  dan pada saat pelaporan Pra RAT Bersama  Ketua /Dewan Pembina harus tahu.
  1. Dana cadangan Umum sebesar 30 % dari pendapatan SHU yang digunakan untuk modal harus mengajukan Proposal kepada pengawas  dan telah disetujui oleh Pembina / ketua.
  1. Penggunaan dana cadangan Umum harus seizin pengawas dan atau Pembina Koperasi Koperasi.
  1. Dana cadangan Umum adalah modal milik koperasi dan tidak dapat diperjual belikan atau hanya untuk Cadangan sebagai Back up jika terjadi Kerugian namun bukan karena pengurus.

 

 

Pasal 35 

Dana Cadangan Khusus

 

  1. Dana cadangan khusus untuk pengembangan investasi koperasi dan jika keadaan tertentu dapat dipakai melanjutkan simpanan cadangan Resiko memback up resiko kegiatan koperasi dengan melapor pada pengawas serta badan Pembina.
  2. Dana cadangan Khusus 30 % dari pendapatan SHU, yang digunakan untuk modal harus mengajukan Proposal kepada pengawas  dan telah disetujui oleh Pembina / ketua.
  3. Penggunaan dana cadangan Khusus harus seizin pengawas dan atau Pembina Koperasi Koperasi.
  4. Dana cadangan Khusus adalah dana milik Koperasi yang tidak boleh di jual belikan.
  5. Dana cadangan Khusus adalah modal milik koperasi dan tidak dapat diperjual belikan atau hanya untuk Cadangan sebagai Back up jika terjadi Kerugian namun bukan karena pengurus.

 

Pasal 36

Simpanan koperasi adalah suatu kegiatan simpanan untuk mendukung kegiatan operasional yang dilaksanakan koperasi penggunaannya seijin ketua dan rapat anggota.

 

BAB XIX

S A N K S I

Pasal  37

  1. Setiap pelanggaran terhadap AD/ART dan ketentuan KSU Sempata Artha lainnya akan menyebabkan diterapkannya sanksi atau hukuman terhadap si pelanggar;
  2. Sanksi atau hukuman yang diberikah haruslah seimbang dengan tingkat pelanggaran yang terjadi;
  3. Sanksi dapat dikenakan pada anggota, pengelola, pengurus, pengawas;
  4. Sanksi yang diberikan bisa berupa:
    • Peringatan tertulis pertama
    • Perberhentian sementara 6 bulan
    • Perberhentian dengan tuntutan Pemberhentian
  5. Pelanggaran yang dilakukan harus dapat dibuktikan;
  6. Yang dapat memberikan hukuman adalah pengurus bersama dengan pengelola dan pengawas.

BAB XX

PERUBAHAN  ANGGARAN RUMAH TANGGA

Pasal 38

  • Perubahan anggaran rumah tangga ini hanya dapat dilakukan oleh rapat anggota berdasarkan setidak-tidaknya 2/3 dari jumlah anggota yang hadir dan mempunyai hak suara dalam rapat anggota tahunan / khusus yang diadakan untuk itu;
  • Perubahan terhadap anggaran rumah tangga dapat dibicarakan dalam rapat anggota atas usulan pengurus atau sekurang-kurangnya 10 orang anggota penuh;
  • Jika terjadi perubahan terhadap anggaran rumah tangga  ini, maka perlu dibuatkan catatan perubahan anggaran ruamah tangga dan disampaikan kepada seluruh anggota selambat-lambatnya satu bulan setelah terjadi perubahan.

 

BAB  XXI

PENUTUP

Pasal 39

  • Anggaran rumah tangga ini berlaku sejak ditetapkan oleh rapat anggota;
  • Anggaran rumah tangga ini dibuat dengan mempertimbangkan saran-saran dari anggota.

Keputusan ini berlaku sejak:

Ditetapkan di                   : Balikpapan
Pada tanggal                    :     Maret 2018

KOPERASI SERBA USAHA SEMPATA ARTHA

RIO WAHYUDI : MANAGER : ………………………
SRI AGUSTINAH : SEKRETARIS : ………………………
SUPIAH : BENDAHARA : ………………………