PERATURAN KHUSUS

PENGURUS KOPERASI SEMPATA ARTHA

 Nomor : 09/Persus/I/2017

Tentang

 ASURANSI PINJAMAN ANGGOTA

 

Menimbang :
  • Bahwa KSU Sempata Artha Balikpapan merupakan lembaga keuangan intermediasi yang melakukan kegiatan usaha penghimpunan, pengelolaan dan penyaluran dana dari dan untuk anggota, yang perlu dikelola secara profesional sesuai dengan prinsip kehati-hatian dan kesehatan Koperasi, sehingga    dapat meningkatkan kepercayaan dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada anggotanya.
  • Bahwa untuk meningkatkan efektif dan efisiennya sebuah pekerjaan, untuk mendapatkan pelayanan yang maksimal, maka perlunya sebuah aturan.
  • Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagai mana dimaksud dalam huruf a dan b, perlu menetapkan Standar Operasional Prosedur Produk/Persus Simpanan Pinjam dari Anggota.
  • Bahwa guna kelancaran dan pengamanan Pinjaman perlunya semua Peminjam diwajibkan juga ditanggung oleh asuransi jiwa sehingga jika terjadi hal hal yg sangat fatal Koperasi Tidak dirugikan.

 

Mengingat :
  1.  Undang Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian
  2. Peraturan Pemerintah Nomor  : 9 Tahun l995 tentang Pelaksanaan  Kegiatan Usaha Simpan Pinjam oleh Koperasi
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 33 Tahun 1998 Tentang Modal Penyertaan Koperasi
  4. Peraturan Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Nomor: 19/Kep/M.KUKM/XI/2008 tentang Pedoman Pelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan pinjam oleh Koperasi.
  5. Peraturan Menteri Negara Koperasi : Nomor : 14/ Per/M.KUKM/XII/2009 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Negara Koperasi Usaha Kecil dan menengah No 20/Per.M.KUKM/XI/2008,Tentang Pedoman  Penilaian Kesehatan Koperasi Simpan pinjam dan Unit Simpan Pinjam.
  6. Surat MOU  AJB Bumi Putra 1912 dengan KSU Sempata Artha Balikpapan  Nomor Polis 2091215891 tanggal 22 April 2009 tentang Asuransi Jiwa Bersama (Mutual Life Insurance Company) Bumiputra 1912.
  7. Undang Undang No 2 tahun 1992 tentang pertanggungan dari KUHD pasal 246 tentang Pertanggungan pada Asuransi.
 

MEMUTUSKAN:

Menetapkan    :      PERTANGGUNGAN ATAS PINJAMAN OLEH ASURANSI

 

Bab I

Ketentuan Umum

Pasal 1

Kolektabilitas Anggota meliputi :

  1. Asuransi adalah Suatu Keinginan untuk menetapkan Kerugian Kecil atau sedikit yang sudah pasti sebagai pengganti atas kerugian besar yang belum Pasti.
  2. Istilah Asuransi Angsuran Bersama untuk meringan kan Beban individu kalau kalau beban tersebut menimpanya.
  3. Tujuan dari asuransi ini adalah untuk menyiapkan bekal guna menghadapai bahaya yang memimpa kehidupan dan urusan manusia dimasa yang akan datang.

 

Pasal 2

 Dasar  Dan Hukum Atas Asuransi

Dasar dan Hukum atas asuransi  sebagai berikut :

  1. Undang undang Nomor : 2 Tahun 1992 pasal 246 “ Pertanggungan adalah suatu Perjajiann ,dengan mana seorang  Sebagai Legal term “ dengan mana seorang mengikatkan diri kepada seorang tertanggung dengan menerima premi untuk  memberikan penggantian kepada tertanggung karena Kerugian, dalam  KSU Sempata Artha yaitu menangung pinjaman  atas kematian.
  2. Pasal 1 (1) Undang-undang Nomor : 2 tahun 1992 tentang Usaha perasuransian menyebutkan Asuransi atau pertanggungan adalah perjanjian 2 (dua) pihak atau lebih dengan mana pihak penanggung mengikatkan diri kepada tertanggung dengan menerima premi, untuk KSU Sempata Artha yaitu premi diterima oleh Koperasi sebagai tangggungan atas pinjaman dikarenakan meninggal dunia.

Pasal 3

Perjajian Asuransi Bumi Putra dengan Koperasi

  1. Asuransi dalam terminology hukum merupakan suatu perjanjian oleh karena itu perjanjian itu sendiri perlu dikaji sebagai ajuan menuju pada pengertian perjanjian Asuransi.
  2. Suatu perbuatan yang mana 1 orang peminjam mengikatkan diri sebagai Penjamin kepada Asuransi jika terjadi hal yang tidak diinginkan sebagai penanggung jawab atas pinjaman.
  3. Suatu hubungan hukum antara pihak peminjam dengan koperasi yang dijaminkan oleh Asuransi yang juga berkewajiban melaksanakan dan bertanggung jawab atas atas suatu prestasi, mengingat arti pentingan perjanjian Asuransi sesuai dengan tujuannnya yaitu pembayaran premi.
  4. Tiga sifat pokok dari perjanjian Asuransi merupakan kontrak atau perjanjian ganti kerugian atas kontrak idemminitas pihak penanggung mengikatkan dirinya kepada pihak lain yaitu Asuransi atau tertanggung untuk mengganti kerugian yang diderita olehnya.
  5. Asuransi merupakan perjanjian bersyarat dalam arti bahwa penanggung mengganti kerugian pihak tertanggung dengan ditentukan atau tertanggung pada peristiwa yang tidak dapat dipastikan lebih dulu.
  6. Asuransi merupakan perjanjian timbal balik dengan penanggung terdapat ikatan bersyarat terhadap tertanggung untuk membayar ganti rugi tetapi sebaliknya dari sisi tertanggung terdapat ikatan tidak bersyarat untuk membayar premi.

 

 

Pasal 4

Berakhirnya perjanjian Asuransi

  1. Jangka waktu berlaku sudah.
  2. Asuransi berhenti atau dibatalkan.

 

BAB II

Ketentuan Penutup

 

Peraturan Khusus tentang Asuransi Pinjaman Anggota pada KSU Sempata Artha ini berlaku pada tanggal ditetapkan. Agar diketahui oleh setiap anggota Koperasi Sempata Artha Balikpapan dan masyarakat pada umumnya.

 

Keputusan ini berlaku sejak :

Ditetapkan di       : Balikpapan

Tanggal                 :     Januari 2017

 

KOPERASI SEMPATA ARTHA BALIKPAPAN

 

RIO WAHYUDI : MANAGER : ………………………
SRI AGUSTINAH : SEKRETARIS : ………………………
SUPIAH : BENDAHARA : ………………………